1. Inspeksi dan Diagnosis Visual
Perhatikan kondensor pipa dan sirip untuk mencari noda karat, endapan putih, atau tanda korosi. Korosi sering kali disertai dengan perubahan warna atau melepuh pada permukaan logam.
Periksa sambungan pipa, flensa, dan ulir dari kebocoran atau titik lembab, terutama jika tetesan air muncul di permukaan kondensor setelah pengoperasian.
2. Perbandingan Parameter Operasi
Pantau perubahan tekanan sistem, suhu penguapan, dan suhu kondensasi. Suhu kondensasi yang sangat tinggi atau peningkatan daya kompresor yang signifikan sering kali menunjukkan penyumbatan atau kebocoran yang menghalangi sirkulasi zat pendingin.
Gunakan pengukur tekanan atau sistem pemantauan elektronik untuk membandingkan dengan kurva operasi normal untuk menemukan anomali dengan cepat.
3. Metode Deteksi Profesional
Gunakan sensor pemantauan korosi online atau metode polarisasi elektrokimia untuk menilai laju korosi dinding pipa secara real time, menentukan lokasi dan tingkat korosi secara akurat.
Gunakan spektrometri massa helium atau reagen pendeteksi kebocoran ultraviolet untuk memeriksa titik kebocoran yang dicurigai, untuk memastikan tidak ada kebocoran kecil yang terlewat.
4. Tindakan Penanganan
Korosi: Pertama, bersihkan permukaan dan obati dengan penghambat korosi atau penghambat kerak; jika perlu, ganti bagian pipa yang terkorosi parah atau seluruh unit.
Penyumbatan: Gunakan pembersihan bertekanan tinggi (seperti udara bertekanan atau pancaran air) untuk menghilangkan endapan; untuk bakiak yang membandel, gunakan bahan pembersih kerak kimia.
Kebocoran: Las atau perbaiki kebocoran kecil dengan sealant khusus; untuk kebocoran yang luas, ganti pipa yang sesuai atau seluruh unit.











